Harapan Sukanto Tanoto Untuk Indonesia Melalui Grup Bisnis Royal Golden Eagle

Fijimatai – Seorang pebisnis sukses asal Medan satu ini mendirikan grup bisnis yang bernama Royal Golden Eagle (RGE). Dimulai tahun 1973, Sukanto Tanoto memang cukup handal dalam membawa grup bisnisnya tersebut jadi pionir di industri bisnis kayu lapis dunia. Luar biasanya lagi, melesatnya pertumbuhan semua kelompok bisnis Royal Golden Eagle, berjalan seiringan dengan sistem yang berkelanjutan yang telah diterapkan di tiap – tiap sektor serta operasi bisnis Sukanto Tanoto. Semua kelompok bisnis telah berusaha untuk bisa hasilkan produk berkualitas tinggi, tetapi dengan tetap mengutamakan efisiensi energy supaya bisa terus beroperasi secara harmonis dengan lingkungan.

Melalui sistem yang berkelanjutan inilah, Royal Golden Eagle selalu berusaha untuk bisa mengintegrasikan teknologi, beberapa ide – ide segar, serta perlindungan lingkungan, dan juga tanggung jawab sosial perusahaan, supaya bisa mencapai keberhasilan ekonomi dalam jangka panjang. Dengan demikian, Royal Golden Eagle akan terus hasilkan sumber daya manusia kelas dunia yang bisa bekerja sama dengan lingkungan, multibudaya, serta global.

Sukanto Tanoto memang lahir di Indonesia, tepatnya di Medan. Pemilik Royal Golden Eagle tersebut memiliki misi besar untuk bisa entaskan visi dan misinya tersebut untuk kurangi kemiskinan yang ada di Indonesia. Sukanto Tanoto mengaku bahwa untuk mewujudkan hal ini tentu bukan perkara mudah, butuh usaha besar dan biaya tak sedikit. Namun diluar segala pandangan masyarakat mengenai ambisi besarnya tersebut, ia sudah berhasil membuktikan kesuksesannya.

Melalui grup bisnis Royal Golden Eagle, Sukanto Tanoto berhasil masuk dalam daftar 1.226 pebisnis dunia yang layak menyandang predikat sebagai orang terkaya. Tak hanya itu saja, Royal Golden Eagle juga benar – benar sukses, bahkan mampu membawa Indonesia ke pasar internasional. Bersama dengan kelompok bisnisnya, Sukanto Tanoto berhasil mempekerjakan sekitar 60 ribu orang lebih, dan kini sudah memiliki aset lebih dari 18 miliar dollar AS.

Pada dasarnya unit bisnis yang dimiliki oleh Sukanto Tanoto ini ada hubungan baik dengan beberapa perusahaan, yakni sebagai jasa manajemen dengan memberikan beberapa masukan – masukan strategis yang masih ada hubungannya dengan dunia bisnis kehutanan, serta jasa komperehensif untuk bidang alih daya proses bisnis atau BPO yang kemudian akan disalurkan ke beberapa kelompok bisnisnya.

Selain hal tersebut, Royal Golden Eagle juga beperan penting untuk dapat memastikan bahwa kepentingan para pemangku kepentingan bisa terlindungi dengan baik. Dimana perusahaan milik Sukanto Tanoto tersebut juga sudah seharusnya diikuti pula dengan semangat filosofi yang dibangunnya. Melalui unit bisnis yang dulunya bernama Raja Garuda Mas, Sukanto Tanoto salurkan kepercayaannya bahwa perusahaan akan bisa berhasil jika perusahaan tersebut mampu bertanggung jawab dan berjalan pada keberlanjutan.

Filosofi dan juga prinsip yang diterapkan pada Royal Golden Eagle oleh Sukanto Tanoto ini tak hanya jadi hoax semata. Perusahaan milik Sukanto tersebut kemudian menggagas crew leader. Tujuannya adalah untuk bisa mengajak masyarakat yang masih ada dalam lingkup perusahaan agar ikut terlibat langsung untuk menangani kebakaran hutan yang sudah sangat sering terjadi.

Caranya cukup sederhana sekali, yakni dengan mengajak masyarakat agar mau amankan desanya dari kebakaran, dan desa yang bisa melakukan hal tersebut selama kurun waktu satu tahun akan mendapat sejumlah uang sebesar Rp 100 juta rupiah. Yang mana uang tersebut diberikan dalam bentuk infrastruktur atau pun pembangunan sarana umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *