4 Tahapan Klaim Asuransi Kendaraan Agar Tidak Ditolak

Fijimatai – Para pemilik kendaraan wajib memiliki dan menggunakan asuransi jika terjadi hal yang tidak terduga pada kendaraan Anda. Perusahaan akan melakukan penggantian biaya maupun pemberian santunan sesuai dengan polis asuransi kendaraan yang dipilih apabila terjadi kecelakaan. Dengan demikian, para pengendara bakal lebih tenang membawa kendaraan karena sudah diasuransikan.

Tahapan Klaim Asuransi Kendaraan

Ketika insiden yang tidak terduga terjadi pada kendaraan Anda, cukup lakukan klaim ganti rugi kerusakan kepada pihak asuransi. Kendaraan Anda bisa sembuh dengan cepat seperti sedia kala tanpa harus mengeluarkan dana darurat banyak-banyak. Tapi, untuk memastikan klaim asuransi kendaraan cair pastikan ikuti tahapan klaim asuransi kendaraan dengan benar.

Prosedur klaim asuransi kendaraan cukup mudah dilakukan yang penting Anda teliti dan tidak menyepelekan perlengkapan administrasi. Saat mengklaim asuransi, ternyata tidak semua masalah bisa ditangani dan mendapat pertanggungan atas kendaraan yang diasuransikan. Maka untuk menghindari penolakan ikuti tahapan klaim asuransi kendaraan di bawah ini.

asuransi kendaraan

1. Foto Bukti Fisik

Jika terjadi kecelakaan yang membuat kendaraan rusak, langkah pertama yang harus Anda lakukan yaitu mengambil foto bagian kendaraan yang rusak. Hal ini wajib dilakukan terutama ketika kendaraan tersebut rusak berat hingga tidak bisa berjalan sama sekali. Foto merupakan salah satu bukti yang bisa Anda bawa saat klaim asuransi nanti. Maka dari itu, mengambil foto merupakan hal yang sangat penting dan tidak boleh terlupakan.

2. Siapkan Dokumen

Dalam polis asuransi yang Anda bawa terdapat informasi tentang dokumen yang harus dipersiapkan ketika mengajukan klaim. Selanjutnya semua berkas yang sudah lengkapĀ  akan dibawa ke tempat servis rekanan atau bengkel oleh perusahaan. Berkas-berkas yang dibutuhkan dalam proses klaim sebaiknya simpan di mobil atau tas kerja Anda untuk mengantisipasi kecelakaan yang terjadi di luar kota.

Diantara persyaratan administrasi tersebut ialah fotokopi polis asuransi, fotokopi SIM dan STNK, dan surat keterangan kepolisian jika ada. Surat keterangan kepolisian biasanya untuk menunjukkan kendaraan yang mengalami kerusakan berat hingga kecelakaan parah.

3. Datangi Bengkel Rekanan

Langkah selanjutnya datangi bengkel rekanan dan bilang hendak klaim asuransi kendaraan. Kemudian bengkel rekanan akan menghubungi perusahaan asuransi dan menyurvei kerusakan pada mobil Anda. Jangan sampai mendatangi bengkel yang bukan rekanan dan langsung melakukan perbaikan, karena dengan begitu siap-siap klaim asuransi Anda akan ditolak.

Bila kecelakaan terjadi di luar kota segara hubungi kantor perwakilan asuransi di daerah tersebut. Kemudian ceritakan kronologis dan insiden tersebut dan minta petunjuk untuk melakukan klaim di sana. Batas menghubungi perusahaan asuransi maksimal 3×4 jam setelah kecelakaan.

4. Isi Formulir

Saat berada di bengkel, Anda harus mengisi formulir klaim dengan jelas dan jujur. Jangan sampai menganggap enteng detil-detil data kecelakaan seperti nomor jalan, jam berapa, dan lain sebagainya. Terus, jangan coba-coba berbohong karena pihak perusahaan akan mengecek. Karena kalau data formulir tidak sesuai dengan kejadian di lapangan, maka klaim asuransi pun akan ditolak.

Setelah semua tahapan dilalui, tunggu kabar perbaikan dari pihak bengkel. Jika kerusakan sekedar lecet, paling 2 sampai 3 hari sudah selesai atau maksimal 7 hari. Berbeda kalau kerusakannya parah sekali, kemungkinan bisa dua minggu bahkan sampai sebulan. Apalagi kalau harus mendatangkan spare part dari luar negeri, waktu perbaikan bisa lebih lama lagi.

Demikianlah proses dan tahapan klaim asuransi kendaraan agar tidak ditolak pihak perusahaan. Pastikan mengecek ulang dokumen dengan lengkap agar klaim asuransi cair. Jadi, premi yang sudah dibayar melalui proses beli asuransi mobil tidak mubazir, justru memberikan manfaat dan keuntungan yang lebih untuk kendaraaan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *