Tips Tepat Melakukan Perawatan Luka Kanker di Rumah

Fijimatai – Kanker merupakan salah satu penyakit yang kerap diderita oleh masyarakat zaman sekarang. Penyakit mematikan ini bisa menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Faktor gaya hidup, pola makan, hingga genetik diduga menjadi alasan kanker bisa tumbuh pada tubuh seseorang. Untuk kanker yang tumbuh di permukaan tubuh, biasanya bisa dikenali sejak dini dalam bentuk benjolan. Namun untuk kanker yang tumbuh di dalam tubuh biasanya baru diketahui ketika sudah memasuki stadium lanjut. Luka kanker menjadi salah satu luka kronik yang berhubungan dengan kanker stadium lanjut. Luka ini terjadi ketika kanker yang tumbuh di bawah kulit merusak lapisan kulit. Dalam penanganannya, penderita bisa melakukan perawatan luka kanker di rumah secara mandiri ataupun di rumah sakit.

perawatan luka di rumah

Pada penyakit kanker, akan terjadi pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang abnormal. Sel kanker akan berkembang dengan cepat dan tidak terkendali. Selain itu, sel kanker juga akan terus membelah diri, kemudian menyusup ke jaringan di sekitarnya (invasive) dan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah, dan bisa menyerang organ-organ penting serta saraf tulang belakang.

Selain menyebabkan jaringan menjadi nekrosis, untuk kuman maupun bakteri juga dengan mudah bisa menginfeksi luka dan menjadikannya berbau. Luka kanker biasanya terlihat seperti jamur atau cauliflower, sehingga sering disebut juga dengan fungating wound. Daerah di sekitar luka kanker juga bisa beresiko mengalami ulcerasi karena cairan luka yang banyak. Luka kanker bisa berkembang menjadi di area pertama kali kanker itu muncul (primer), atau bisa juga ketika kanker sudah metastase ke bagian tubuh lainnya (sekunder).

Luka kanker biasanya memiliki ciri-ciri, seperti berbentuk menonjol tidak beraturan, benjolan cukup keras, bentuknya menyerupai jamur (cauli flower), mudah terkena infeksi, non mobile (tidak dapat digerakkan), mudah berdarah, terasa nyeri, mengeluarkan cairan dengan bau tidak sedap, dan sulit untuk disembuhkan. Karena mengalami luka kanker, banyak penderita yang mengalami berbagai masalah, seperti bau, tidak nyaman, hingga masalah estetika.

Namun meskipun sulit untuk disembuhkan, upaya yang harus terus dilakukan adalah selalu melakukan perawatan luka kanker. Tujuannya agar bisa meningkatkan kualitas hidup penderita. Untuk merawat luka kanker, perlu teknik yang baik agar terhindar dari berbagai masalah yang mungkin terjadi, terutama dampak psikologis bagi penderita kanker. Dalam merawat luka kanker, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  1. Atur posisi senyaman mungkin.
  2. Persiapkan alat yang dibutuhkan dan pastikan kondisinya bersih.
  3. Untuk anggota keluarga yang akan membantu menggantikan balutan, sebaiknya mencuci tangan dengan sabun, baik sebelum dan sesudah tindakan.
  4. Buka balutan lama dengan hati-hati dan buang ke kantong plastik.
  5. Cuci luka dengan lemah lembut, hindari menggosok luka hingga berdarah.
  6. Cuci luka dengan kasa yang diberikan NaCI 0,9% sebelumnya.
  7. Keringkan luka dengan kasa steril.
  8. Jika luka masih basah, kompres luka dengan kasa yang diberi NaCI 0,9% kembali.
  9. Tutup luka yang sudah di kompres kasa dengan NaCI 0,9% satu lapis ditambah dengan kasa kering di atasnya.

Untuk perawatan luka kanker secara mandiri atau dibantu anggota keluarga memang memerlukan kehati-hatian ekstra dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Jika Anda kurang yakin untuk melakukannya secara mandiri, sebaiknya mengandalkan layanan perawatan luka di rumah dengan aplikasi Aido Health. Lewat Aido Health, perawatan luka kanker pada penderita akan dibantu oleh perawat profesional di bidangnya. Anda tidak perlu keluar rumah dan mengantri hingga berjam-jam seperti ketika melakukan perawatan di rumah sakit, karena cukup dengan menggunakan aplikasi saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *